Supervised Learning dan Unsupervised Learning merupakan metode yang digunakan dalam Machine Learning. Karena itu, mari kita terlebih dahulu mengenal apa itu Machine learning sebelum membahas Supervised dan Unsupervised Learning lebih lanjut.
Pengertian Machine Learning
Apa itu Machine learning? Machine learning (ML) adalah cabang dari ilmu komputer yang berfokus pada pengembangan algoritma dan model yang memungkinkan komputer atau mesin untuk belajar dan membuat keputusan berdasarkan data, tanpa harus diprogram secara eksplisit. Dengan menggunakan machine learning, komputer dapat mengenali pola, membuat prediksi, atau mengambil keputusan secara otomatis. ML sering dianggap sebagai salah satu pilar utama dari kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), yang bertujuan untuk memberikan kemampuan mirip manusia pada mesin.
Peran dan Manfaat Machine Learning
Machine learning memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan modern, terutama dalam membantu bisnis dan industri. Beberapa manfaat utamanya meliputi:
1. Mendorong Pertumbuhan Bisnis
ML memungkinkan bisnis untuk mengoptimalkan operasi, meningkatkan efisiensi, dan mengidentifikasi peluang baru untuk pertumbuhan.
2. Membuka Aliran Pendapatan Baru
Dengan memanfaatkan data secara efektif, bisnis dapat mengembangkan produk atau layanan baru yang memenuhi kebutuhan pelanggan.
3. Menyelesaikan Masalah Kompleks
ML dapat digunakan untuk menyelesaikan tantangan yang sulit dipecahkan dengan cara konvensional, seperti analisis data besar (big data) atau pengenalan pola dalam data yang sangat bervariasi.
Tugas Utama Machine Learning
Secara umum, tugas utama dalam machine learning terbagi menjadi dua kategori utama:
1. Klasifikasi
Pada tugas ini, algoritma ML bertujuan untuk menentukan kelas (class) dari sebuah instance berdasarkan data input. Misalnya, mengklasifikasikan email sebagai spam atau non-spam, atau mengenali jenis objek dalam gambar.
2. Regresi
Tugas regresi melibatkan prediksi nilai kontinu, seperti memprediksi harga rumah berdasarkan ukuran, lokasi, dan fasilitasnya.
Kategori Utama Machine Learning
Machine learning terbagi menjadi beberapa pendekatan utama berdasarkan jenis data yang digunakan dan bagaimana proses pembelajarannya dilakukan:
1. Supervised Learning
Metode ini menggunakan data yang telah diberi label. Artinya, setiap data memiliki pasangan input-output yang diketahui. Model dilatih untuk mempelajari hubungan antara input dan output.
Contoh: prediksi harga saham berdasarkan data historis.
2. Unsupervised Learning
Metode ini digunakan ketika data tidak memiliki label. Tujuannya adalah untuk menemukan pola atau struktur tersembunyi dalam data, seperti pengelompokan (clustering) pelanggan berdasarkan perilaku belanja mereka.
Perbedaan Supervised Learning dan Unsupervised Learning
1. Kegunaan
Supervised Learning: Digunakan untuk membuat prediksi atau keputusan berdasarkan data historis yang telah diberi label. Umumnya digunakan dalam tugas klasifikasi dan regresi.
Contoh Kegunaan:
- Memprediksi apakah pelanggan akan melakukan pembelian (klasifikasi).
- Meramalkan harga saham berdasarkan data historis (regresi).
Unsupervised Learning: Digunakan untuk menemukan pola atau struktur tersembunyi dalam data yang tidak memiliki label. Umumnya digunakan untuk segmentasi data atau reduksi dimensi.
Contoh Kegunaan:
- Mengelompokkan pelanggan berdasarkan pola belanja mereka (clustering).
- Mengurangi jumlah fitur dalam dataset untuk analisis lebih lanjut (reduksi dimensi).
2. Proses Kerja
Supervised Learning:
- Data input terdiri dari pasangan input (fitur) dan output (label).
- Algoritma mempelajari hubungan antara input dan output.
- Model digunakan untuk membuat prediksi pada data baru.
Unsupervised Learning:
- Data input hanya terdiri dari fitur tanpa label.
- Algoritma mencari pola atau struktur tersembunyi dalam data.
- Model mengelompokkan data atau menyederhanakan informasi.
3. Proses Belajar
Supervised Learning: Pembelajaran diarahkan berdasarkan data berlabel. Model terus dioptimalkan untuk meminimalkan kesalahan prediksi (loss function).
Contoh: Memberikan ribuan gambar kucing (label: "kucing") agar model dapat mengenali kucing di gambar baru.
Unsupervised Learning: Pembelajaran tidak diarahkan oleh label; model mengeksplorasi data untuk menemukan pola. Tidak ada ukuran eksplisit untuk "kesalahan" karena tidak ada jawaban yang benar.
Contoh: Mengelompokkan gambar tanpa informasi apakah itu kucing, anjing, atau objek lain.
4. Contoh Algoritma
Supervised Learning
Klasifikasi:
- Support Vector Machine (SVM)
- Random Forest
- K-Nearest Neighbors (KNN)
- Logistic Regression
Regresi:
- Linear Regression
- Decision Tree Regressor
- Gradient Boosting
Unsupervised Learning:
Clustering:
- K-Means Clustering
- DBSCAN (Density-Based Spatial Clustering)
- Hierarchical Clustering
Dimension Reduction:
- Principal Component Analysis (PCA)
- t-SNE (t-Distributed Stochastic Neighbor Embedding)
- Autoencoders

0 Komentar